Jumat, 09 September 2011

Rocket Rockers - Dia

Rocket Rockers - Dia

from "Tons Of Friends" album


Tak pernah ada jalan keluar

Saat kita berbeda pendapat
Jalan untuk ku temui

Dan kini diapun pergi menghilang saat
aku akan mencoba
Untuk lebih saling mengerti

Bridge :

Takkan ada yg lainnya
Takkan mungkin tergantikan
Takkan ada yang sepertinya

Chorus :

Dia tlah berubah tak seperti dulu menemaniku
Dan tak ada lagi senyumnya

Tak pernah ada jalan keluar
Saat kita akan mencoba
Untuk lebih saling mengerti

Bridge :

Takkan ada yg lainnya
Takkan mungkin tergantikan
Takkan ada yang sepertinya

Chorus :

Dan dia tlah berubah tak seperti dulu menemaniku
Dan tak ada lagi senyumnya
Dia tlah berubah tak seperti dulu menemaniku
Dan tak ada lagi candanya

Senin, 22 Agustus 2011

harus gimana lagi?

Harus gmn lagi jika dia memang lbih mmilih untk tdk bertahan..demi segenap harapan, akupun tak mampu memaksakan kita untk slalu brkawan dg stiap jengkal keterbatasan. Lalu apa lg? Stlh mati2an ak mncoba meyakinkan, sesulit apapun memang akhrnya tetap hrs kutelan..

Mungkin kau bisa katakan biar saja tuhan sudah punya rencana.. tp bagiku, tidak..tidak smudah itu! Lalu apa gunanya slama ini kita sllu diajarkn untk mau mencoba? Jika pada lubang prtama saja kau sudah memutuskan untk brputar arah..

Lalu mau apa lg? Jika memang hrs sprti itu, beri saja ak waktu dan jgn prnh tawarkn sdikitpun ksempatan, palingkan saja wajahmu dan jgn prnah beri harapan..psti smua akn lbih mudah dilupakan, semoga saja.. :)
Katakan slamat malam untk siang dg tanah yg trpanggang dan kubiarkan sgalanya mengalir sprti apa adanya.. bangun di sisa senja dan Kupastikan sudah ada pagi yg baru!!

Ugh

Entah apa setelah ini
cuma sedu sedan malam
menangis dalam rupa tetesan hujan
juga keluh ranting kering kepada udara hening
dan derak hatiku yang mulai retak
 
aku terisak mengadukan reruntuhan jejak
tentang entah kepada entah
menyeru bulan yang tertahan pekat awan
karena kepadanya rindu pernah kutitipkan
tentangmu tentu saja
 
berhadapan dengan laju usia
aku tak berdaya
kenangan telah penuh oleh peluh
lusuh setelah tempuh masa yang jauh
kelak kau lihat, bahuku telah sangat rapuh
 
di antara kenyataan dan sisa-sisa angan
aku ingin berhenti mengembara
sesungguhnya aku ingin berhenti mengembara
beribu malam memburu harapan
kudapati hanya kesedihan
 
lalu apa setelah ini?
setelah selesai aku dengarkan
terima kasih dedaunan kepada hujan
tetap saja yang kudapatkan cuma setikam kesendirian
engkau jelas tak akan datang
 
hujan masih berkejaran mencari tanah tujuan
semakin dalam aku tenggelam
untuk entah karena entah
mengenangmu?ah, engkau telah seburam dasar kolam
aku benar-benar kehilangan
 
malam terus saja berlari
gelisahku mulai terasa nyeri
mengapa waktu tak mau peduli?
aku masih berhenti, memasung hati di dalam sepi
meski mengerti, engkau tak akan pernah kembali.
 
(lupa tulisan siapa...)

terbaik-terbaik

Berusaha menjadi seseorang yang terbaik, mungkin bukan untuk siapa-siapa, tp setidaknya bagi keluargaku. bagi orang tua yg paling ku sayangi, sulit untukku beradu angan-angan dengan apa yang harus ku katakan, tp aku tahu betul apa yg kalian harapkan..dan aku yakin, demi kalian, bersama waktu dan harapan aku dapat meraihnya. Bagi dia yang suatu saat akan hadir, tersenyum dan akhirnya dengan tulus memberikan kedua tangannya untuk ku genggam, mempercayakan sebagian hidupnya untuk menjalani waktu bersama denganku, aku janjikan bahwa akan selalu ada senyum dan keceriaan disetiap sudut ruang istana kcil kita, di setiap hari meski sesulit apapun keadaannya. Demi Tuhan, jangan pernah takut aku akan berpaling disaat kulitmu sudah tak lg kencang dan mulai mengerut serta seikat rambut yang mulai dijejali dengan uban, karena aku tidak prnah brpikir menggunakan mata yang hanya terpana pada sisi raga, tp aku lbih brpikir dengan perasaan hingga aku tau sebatas mana hatimu akan tetap sama..aku janjikan SELAMANYA.

Januari, 21

Masih di januari...
Selalu ada harapan untuk coba berdamai dengan hujan atau bahkan mengusirnya cepat-cepat,
Ada angin yang begitu sulit ku maki!
Bersama sunyi menanti pagi, hanya ada malam, gelap, dan gelisah..sepi memang, tp pada mereka juga tetap kutautkan asa dan kubisikkan "jangan pergi, karna aku tak ingin sendiri", "Tetap disini, hibur aku meski tanpa suara, meski hanya lewat dingin dan pekat..toh aku tak butuh semua rayu, semua sudah cukup, yang ku tau cuma kalian yang peduli sampai saat inii". Kau pikir aku sudah gila? hanya mengadu kepada malam yang tak akan pernah sekalipun memberi jawaban..tp, kupikir ini lebih baik daripada harus mengeluh.  Mencoba mengeluh ketika tak ada seorangpun disini? apa gunanya? tak akan merubah keadaan, sementara resah dan tatap mata gelisah masih saja menanti, meratap hingga tanpa sadar pagi yang sedari tadi kunanti sudah lenyap kembali ditelan senja.
Penantian? Penantian? hah, tak usah membuatku tertawa malam ini..tak ada seorangpun yg pantas kunanti, jejak-jejak itu sudah lenyap tersapu gerimis, mengalir menuju hilir karena hujan sore tadi hingga kupastikan tak ada basa-basi lagi untuk menghapus kisahmu kemarin pagi.
Jujur, untuk saat ini aku hanya butuh seseorang disini..bukan untuk kubagi sendu, tp masih ada seribu rayu dan (....), bukan untuk kutitipkan resah, tp tak henti kuanyamkan sebentang senyuman yang akan menemaninya sepanjang ia masih terjaga..

Selalu Ada Rindu

Slalu ada rindu ini..dibalik tawa, dibalik muram, dan dibalik lamunan-lamunan..
 
 
 
Akan aku tunjukkan padamu satu hari, dimana aku satu2nya orang yang yang selalu bisa membuatmu tersenyum, tanpa harus menjadi badut ataupun kura2..tapi tetap menjadi aku, yg selalu menatap matamu dalam seperti dlu, yang tak jemu mengajakmu bicara tentang apa saja. Mungkin kau tak pernah menyadari bahwa aku selalu mencoba, sejauh apa yg ku bisa untuk menjadi satu2nya orang yang selalu ada untuk menahanmu menghambur-hamburkan air mata. Ada kata yang tak bisa terucap, disini...dan entah kapan aku bisa mengatakannya padamu, atau mungkin tak kan pernah sekalipun..

Sepagi IniSepagi Ini

Pagi ini aku kembali mencoba brdiskusi dengan diri sendiri..Tentang apa2 yg sudah aku lakukan, tentang usaha untuk blajar jd lbih baik, n tentang balas budi untk mereka yg telah mengasihi, mengirimku ksini agar aku bs membuka mata bahwa hdup tak sesempit yg pernah trpikirkan.. Ada keluh, senyum, luka, tawa, n harapan yg slalu hanya bs mjd rhsia. Bukan ingin menyimpannya sndiri, kau tahu? sbenarnya aku juga ingin mncoba brbagi dr hati ke hati..Tp pd siapa lgi? Andai saja ada, psti smua tak akan sprti ini..

Aku brtahan krn aku sanggup, mncoba brdiri ketika tak ada lg matahari..Mncoba tetap melihat disaat yg ada hanya gelap!
Maaf untuk semua jika aku blm bisa jd yg kau harapkan..Tolong jgn salahkan keadaan ini..Semua hanyalah keterbatasanku saja, tak mampu menjadi yg kau mau. Aku mncoba dan trnyata aku tak bisa.