Jumat, 09 September 2011

Rocket Rockers - Dia

Rocket Rockers - Dia

from "Tons Of Friends" album


Tak pernah ada jalan keluar

Saat kita berbeda pendapat
Jalan untuk ku temui

Dan kini diapun pergi menghilang saat
aku akan mencoba
Untuk lebih saling mengerti

Bridge :

Takkan ada yg lainnya
Takkan mungkin tergantikan
Takkan ada yang sepertinya

Chorus :

Dia tlah berubah tak seperti dulu menemaniku
Dan tak ada lagi senyumnya

Tak pernah ada jalan keluar
Saat kita akan mencoba
Untuk lebih saling mengerti

Bridge :

Takkan ada yg lainnya
Takkan mungkin tergantikan
Takkan ada yang sepertinya

Chorus :

Dan dia tlah berubah tak seperti dulu menemaniku
Dan tak ada lagi senyumnya
Dia tlah berubah tak seperti dulu menemaniku
Dan tak ada lagi candanya

Senin, 22 Agustus 2011

harus gimana lagi?

Harus gmn lagi jika dia memang lbih mmilih untk tdk bertahan..demi segenap harapan, akupun tak mampu memaksakan kita untk slalu brkawan dg stiap jengkal keterbatasan. Lalu apa lg? Stlh mati2an ak mncoba meyakinkan, sesulit apapun memang akhrnya tetap hrs kutelan..

Mungkin kau bisa katakan biar saja tuhan sudah punya rencana.. tp bagiku, tidak..tidak smudah itu! Lalu apa gunanya slama ini kita sllu diajarkn untk mau mencoba? Jika pada lubang prtama saja kau sudah memutuskan untk brputar arah..

Lalu mau apa lg? Jika memang hrs sprti itu, beri saja ak waktu dan jgn prnh tawarkn sdikitpun ksempatan, palingkan saja wajahmu dan jgn prnah beri harapan..psti smua akn lbih mudah dilupakan, semoga saja.. :)
Katakan slamat malam untk siang dg tanah yg trpanggang dan kubiarkan sgalanya mengalir sprti apa adanya.. bangun di sisa senja dan Kupastikan sudah ada pagi yg baru!!

Ugh

Entah apa setelah ini
cuma sedu sedan malam
menangis dalam rupa tetesan hujan
juga keluh ranting kering kepada udara hening
dan derak hatiku yang mulai retak
 
aku terisak mengadukan reruntuhan jejak
tentang entah kepada entah
menyeru bulan yang tertahan pekat awan
karena kepadanya rindu pernah kutitipkan
tentangmu tentu saja
 
berhadapan dengan laju usia
aku tak berdaya
kenangan telah penuh oleh peluh
lusuh setelah tempuh masa yang jauh
kelak kau lihat, bahuku telah sangat rapuh
 
di antara kenyataan dan sisa-sisa angan
aku ingin berhenti mengembara
sesungguhnya aku ingin berhenti mengembara
beribu malam memburu harapan
kudapati hanya kesedihan
 
lalu apa setelah ini?
setelah selesai aku dengarkan
terima kasih dedaunan kepada hujan
tetap saja yang kudapatkan cuma setikam kesendirian
engkau jelas tak akan datang
 
hujan masih berkejaran mencari tanah tujuan
semakin dalam aku tenggelam
untuk entah karena entah
mengenangmu?ah, engkau telah seburam dasar kolam
aku benar-benar kehilangan
 
malam terus saja berlari
gelisahku mulai terasa nyeri
mengapa waktu tak mau peduli?
aku masih berhenti, memasung hati di dalam sepi
meski mengerti, engkau tak akan pernah kembali.
 
(lupa tulisan siapa...)

terbaik-terbaik

Berusaha menjadi seseorang yang terbaik, mungkin bukan untuk siapa-siapa, tp setidaknya bagi keluargaku. bagi orang tua yg paling ku sayangi, sulit untukku beradu angan-angan dengan apa yang harus ku katakan, tp aku tahu betul apa yg kalian harapkan..dan aku yakin, demi kalian, bersama waktu dan harapan aku dapat meraihnya. Bagi dia yang suatu saat akan hadir, tersenyum dan akhirnya dengan tulus memberikan kedua tangannya untuk ku genggam, mempercayakan sebagian hidupnya untuk menjalani waktu bersama denganku, aku janjikan bahwa akan selalu ada senyum dan keceriaan disetiap sudut ruang istana kcil kita, di setiap hari meski sesulit apapun keadaannya. Demi Tuhan, jangan pernah takut aku akan berpaling disaat kulitmu sudah tak lg kencang dan mulai mengerut serta seikat rambut yang mulai dijejali dengan uban, karena aku tidak prnah brpikir menggunakan mata yang hanya terpana pada sisi raga, tp aku lbih brpikir dengan perasaan hingga aku tau sebatas mana hatimu akan tetap sama..aku janjikan SELAMANYA.

Januari, 21

Masih di januari...
Selalu ada harapan untuk coba berdamai dengan hujan atau bahkan mengusirnya cepat-cepat,
Ada angin yang begitu sulit ku maki!
Bersama sunyi menanti pagi, hanya ada malam, gelap, dan gelisah..sepi memang, tp pada mereka juga tetap kutautkan asa dan kubisikkan "jangan pergi, karna aku tak ingin sendiri", "Tetap disini, hibur aku meski tanpa suara, meski hanya lewat dingin dan pekat..toh aku tak butuh semua rayu, semua sudah cukup, yang ku tau cuma kalian yang peduli sampai saat inii". Kau pikir aku sudah gila? hanya mengadu kepada malam yang tak akan pernah sekalipun memberi jawaban..tp, kupikir ini lebih baik daripada harus mengeluh.  Mencoba mengeluh ketika tak ada seorangpun disini? apa gunanya? tak akan merubah keadaan, sementara resah dan tatap mata gelisah masih saja menanti, meratap hingga tanpa sadar pagi yang sedari tadi kunanti sudah lenyap kembali ditelan senja.
Penantian? Penantian? hah, tak usah membuatku tertawa malam ini..tak ada seorangpun yg pantas kunanti, jejak-jejak itu sudah lenyap tersapu gerimis, mengalir menuju hilir karena hujan sore tadi hingga kupastikan tak ada basa-basi lagi untuk menghapus kisahmu kemarin pagi.
Jujur, untuk saat ini aku hanya butuh seseorang disini..bukan untuk kubagi sendu, tp masih ada seribu rayu dan (....), bukan untuk kutitipkan resah, tp tak henti kuanyamkan sebentang senyuman yang akan menemaninya sepanjang ia masih terjaga..

Selalu Ada Rindu

Slalu ada rindu ini..dibalik tawa, dibalik muram, dan dibalik lamunan-lamunan..
 
 
 
Akan aku tunjukkan padamu satu hari, dimana aku satu2nya orang yang yang selalu bisa membuatmu tersenyum, tanpa harus menjadi badut ataupun kura2..tapi tetap menjadi aku, yg selalu menatap matamu dalam seperti dlu, yang tak jemu mengajakmu bicara tentang apa saja. Mungkin kau tak pernah menyadari bahwa aku selalu mencoba, sejauh apa yg ku bisa untuk menjadi satu2nya orang yang selalu ada untuk menahanmu menghambur-hamburkan air mata. Ada kata yang tak bisa terucap, disini...dan entah kapan aku bisa mengatakannya padamu, atau mungkin tak kan pernah sekalipun..

Sepagi IniSepagi Ini

Pagi ini aku kembali mencoba brdiskusi dengan diri sendiri..Tentang apa2 yg sudah aku lakukan, tentang usaha untuk blajar jd lbih baik, n tentang balas budi untk mereka yg telah mengasihi, mengirimku ksini agar aku bs membuka mata bahwa hdup tak sesempit yg pernah trpikirkan.. Ada keluh, senyum, luka, tawa, n harapan yg slalu hanya bs mjd rhsia. Bukan ingin menyimpannya sndiri, kau tahu? sbenarnya aku juga ingin mncoba brbagi dr hati ke hati..Tp pd siapa lgi? Andai saja ada, psti smua tak akan sprti ini..

Aku brtahan krn aku sanggup, mncoba brdiri ketika tak ada lg matahari..Mncoba tetap melihat disaat yg ada hanya gelap!
Maaf untuk semua jika aku blm bisa jd yg kau harapkan..Tolong jgn salahkan keadaan ini..Semua hanyalah keterbatasanku saja, tak mampu menjadi yg kau mau. Aku mncoba dan trnyata aku tak bisa.

Sedikit senyum

"jangan cengeng..." aku tau kamu kuat, kamu hebat.
Saat itu kamu bilang "dibalik senyumku ada yg aku sembunyikan" ah, aku juga tahu..Mungkin tak kau sadari, tp diam2 aku tahu banyak tentangmu.

Ayo get up..Get up.. Smua orang mnunggu untk melihat senyummu lg, trmasuk aku...dan harus ku akui mungkin aku yg plg berharap untuk itu.
Kamu tahu? Saat2 yang plg indah adalah ktika aku mampu mncuri2 ksempatan untuk bs sdikit mmbuatmu trsenyum.
Sudahlah, jgn trlalu larut dlm kisah itu. Aku tak ingin memaksamu melupakannya, jangan. Tp aku coba mengalihkan prhatianmu pd sbuah crita baru. Coba buka mata lebar2, lihat skelilingmu..Msh byk warna..Indah bukan? Kalau tidak aku bs membawamu brlalu dr tmpt ini, kita melaju, melesat melewati sekat2 kota di kuningnya sore hari menuju tempat yg aku suka..Karena disini sudah tak dekat lg dgn pantai sprti kemarin, akan aku tunjukkan pdmu bukit yg tinggi saja, dmn kita bs melihat hamparan yg luas..semoga kau suka.
Apapun..Sejauh aku mampu, selama bisa mengembalikan senyum2mu sprti beberapa bulan lalu saat aku pertama mengenalmu. Bahkan aku akan meloncat girang jika ditengah malam buta saat aku sdg trlelap tidur, disaat badan bgitu lelah n butuh istrht kau mau bangunkan aku untuk sekedar menemanimu yg sdg dilanda insomnia dan ksepian. Aku sudah sangat bhgia, tak perlu sungkan dan aku juga tak butuh imbalan apapun. Aku hanya ingin mlhtmu kmbali tersenyum, itu saja.

Jendela

Kawan, saat ini aku tengah terpaku memandang gerimis di sela-sela kabut tipis yg sedari pagi menyelimuti kota kcilku. Sudah hampir 3/4 jam aku duduk dibalik jendela tua ini, sejak hembusan udara dingin menerpa wajahku sampai percikan air mulai menghampiri. Ada banyak tatapan-tatapan kosong serta selintas ingatan2 kcil tentang masa lalu, tentang banyak hal yg prnah terjadi, meski tak bisa kugambarkan secara utuh.
 
Aku tak tahu ingin apa aku sprti ini dan untuk apa aku disini, hanya untuk duduk memandang hujan, menggali dan mengingat kembali pahitnya masa lalu, atau menunggu seseorang yang barangkali melintas di dpn jendelaku?? ah tampaknya bukan itu semua..aku hanya ingin berdiam diri, bukan menyendiri. Merencanakan mimpi agar aku bisa memulai smua yang baru dengan lebih baik. bukan untuk mengulang dan memperbaiki smua kesalahan karna kupikir itu konyol, waktu trus berlalu dan tak ada toleransi bagiku jika harus kembali dan memperbaikinya. untuk memperbaiki berarti aku harus kembali, dan untuk kembali mau tak mau aku harus mengingat semuanya lagi..sedangkan mengingat? ini yg paling aku takutkan, sudah sekuat tenaga aku mencoba bangkit dan melupakan semuanya..biar dia hilang, bersama semua cerita yang sudah ku kubur dalam2!
 
Kembali ke jendela ini,
aku pandangi sekeliing, banyak yang sudah berbeda..sekarang jendela ini banyak dipenuhi keriput, padahal terakhir aku disini dia masih tampak kuat dan perkasa..tp itu beberapa tahun lalu. Aaah trnyata sudah terlalu lama,  aku baru sadar ternyata waktu begitu kejam dan begitu cepat berlalu. Jendela yang masih sama, tempatku mengadu sejak aku masih mengenakan celana merah dengan ingus di kedua lubang hidungku sampai saat ini ketika sudah tumbuh bulu2 halus di ketiakku. tapi sudah selama ini pun jendela ini tak pernah mau bicara, pdhl ingin sekali aku dengar ia mengeluh dan mengaduh ketika aku hantam keras2 saat aku sedang marah dengan semua orang, ingin aku dengar ia memberi tanggapan yg antusias ketika aku sedang bercerita tntg gadis yg aku sukai, ingin aku dengar ia menghiburku ktika aku sedang terjatuh, dan ingin aku dengar ia bertanya "kpn kau akan bercerita kepadaku lg?"
 
Dari ruang tengah sayup2 aku dengar suara winamp dari laptop yg blum sempat aku matikan,
"...Hilang mimpi sisakan luka resah, masih mungkin sakit sembunyi..yakinkan saat smuanya berakhir, hilang semua" lagu lama sekali yang tak sengaja aku masukkan ke playlist.
 
Kawan, saat ini aku sedang tidak mengeluh..karena hari ini aku benar2 sadar bahwa Tuhan itu adil dan sudah mengatur semua untuk makhluknya sesuai porsi2 yang telah ditetapkannya sesuai batas kemampuan. Mungkin Aku pernah bangga karena bisa dterima di smua sekolah dan universitas yang aku inginkan. Namun Aku juga harus menghadapi sebuah kenyataan bahwa aku melewatkan kesempatan untuk sebuah masa depan cerah yang saat itu ada di depan mataku. Bukankah dunia itu cukup adil untuk manusia. Kebahagian dan kesedihan selalu ada dalam dunia. Apakah Aku layak mengeluh? Tidak. Aku tidak mengeluh. Aku jalani semua dengan baik baik saja.
 
Jendelaku, sbentar lg aku harus berangkat... kembali ke tempat dimana aku harus mengejar mimpi masa dpnku. tetap disini, suatu saat aku akan kembali berbagi cerita lagi..mungkin esok ketika keadaan sprti ini datang lagi, ketika sama sekali tak ada seorangpun untuk tempatku berbagi,saat aku merasa sepi dan sendiri..."titip rindu buat ayah dan keluargaku"

Aku Kuat

Masih ada sepenggal cerita yg tak prnh aku tuturkn pd siapapun. Bkn ingin menyimpan n menikmatinya sndiri tapi, bercakap dg perasaan kupikir lbh indah walaupun sakit drpd hrus membaginya dg seseorg yg ku tahu tak prnh pduli sdikitpun, hanya brpura2 mndengar dan brkata "iya".
Mereka dan duniaku berbeda...Aku tak butuh seseorg dg kedok pahlawan, tak butuh prhatian sdikitpun dr mreka yg cm pura2 mmperhtikanku! Biar aku sndiri, tak apa krn smua sudah kuperhitungkan sbelum aku sndiri yg dpt perhitungan atas smua yg hrus aq prtanggung jwbkn. Kau tahu..Dan akupun tahu bhw aku hanya sdg menghibur driku sndiri, biar aku trlihat kuat, biar tak ada raut kekecewaan yg trgores di wajahku, dan biar tak ada buih sakit hati yg meluncur deras dr mulutku. Tp asal kau tahu, semua ini perih! Aku ketakutan saat ditinggal sndiri, dan aku jg butuh org lain untk tmptku brbagi..Saat ini!!

ini caraku

Sprti ini caraku mncintaimu, mgkn beda. Bkn brpura2 dg sllu brmulut mnis n sok mmberi prhatian.. Ak tdk biasa sprti itu, tp diam2 ak ada n sllu mmperhatiknmu disaat kau merasa tak ada seorgpun yg mmperhatikanmu..

Aku anyam mimpi untuk ibu

Aku terbangun di ujung pagi..
Ketika samar-samar ku pandang sepasang kelopak mata berpahat kerut keriput menatapku sayu, membetulkan letak selimutku, dan mengelus helai2 rambutku. Mata itu hanya sebagian dr wajah tak kenal lelah yang pandai menata hati, mengemas cemas, dan menyimpan betapa beratnya beban hidup yang harus ia tanggung agar kami selalu dapat tersenyum lebar tanpa sedikitpun beban layaknya yang ia pendam.. diam2 kuperhatikan dengan sdikit mmbuka mata yg tampak terpejam, dia menatapku teduh tersenyum seolah berkata “hari sudah pagi..ayo buka mata dan cepat kejar harapan yg selama ini sudah kugantungkan dilehermu”..

Mata itu, ah..mata yg slalu memaksaku untuk terus bertahan menganyam benang2 mimpi masa depanku, mata yg selalu bs menyulut apiku ketika mulai redup dan menyerah pd keadaan. Mata itu pula yg yg kerap menahan ketika aku mncoba lari dan sembunyi dlm bodohnya kesenanganku sndiri.

Dan si empunya mata itu..dia adlh wanita paling tulus yg pernah aku kenal,

Mimpinya mungkin teramat sederhana, jgnkan berkhayal satu waktu bs berlibur ke berbagai belahan penjuru bumi, untuk sekedar meluangkan waktu jln2 melepas penat membuang sdikit beban dan memanjakan diri melihat dieng yg kata orang indah itupun aku yakin tak pernah terlintas dlm benaknya. Dia kuat, dia tegar dengan telapak tangan yg mgkn sdikit kasar agar bisa melihat kami berdiri sprti matahari..mimpi bs tersenyum bangga karena smua usahanya.

Aku tau tak pernah sekalipun dia mengharapkanku untk mengganti tiap tetes keringat yg telah ia peras dr pangkal pori2 kulitnya agar aku bs bertahan hdup smpai saat ini, ataupun menuntutku mengembalikan berkubik2 kalori energi yg tlh ia korbankan untk menyediakan smua kbutuhanku agar aku merasa layak dan tak menyesal tlh ditadirkan mjd satu bgian dr khidupannya.. dan aku benar2 yakin dia memang tak inginkan balasan apa2, selain bs tersenyum bangga melihatku mjd “orang” agar bisa memiliki kehidupan yg lebih baik dr dirinya.

Jika sudah tiba waktunya masa ini sudah tak lg bersahabat dg sisa2 tenaganya, aku ingin membuatkan untuknya warung kecil di dpn rumah masa kcilku itu. Ya, ckup warung kecil saja..agar ia bisa beristirahat dan mmpunyai kesibukan di hari senjanya. Karena aku tau smpai kpnpun dia akan slalu merasa mampu, dan kurasa ini bisa sdkit menghiburnya. Tak perlu kemana2 lg, agar stiap hari tak melewatkn waktu tersenyum melihat cucu-cucunya tumbuh, berlari sprti masa kcilku, dn sesekali ia melayani tamu yang mampir ke warung itu ntk membeli sesuatu yg ia jual..tak usah trlalu ramai pembeli, ksihan sendi2nya yg sudah mulai rapuh..asal msh ada sdikit keuntungan untuknya agar sesekali ia bs membelikan permen untuk cucu2nya, aku rasa dia sudah sangat bahagia..

Tak mau banyak cakap untuk menghasilkan paduan yg pragmatis tntg apa yg sudah aku tulis sedari tadi..yg aku tahu, aku SAYANG kau ibu!! Dan tak prnh skalipun menyesal tlh mnjdi satu bgian dlm hdupmu..

Aku Ingin Mengeluh

selamat malam Tuhan
petang ini aku datang lagi..Aku tau engkau bosan, krn slalu menghilang dsaat aku sedang tertawa dan kembali mengemis datang hanya dsaat aku ingin berkeluh kesah tentang semua yg sudah kau berikan..yg seharusnya tak ku keluhkan lagi, yg sebaiknya hanya tinggal berdiam diri mnikmatinya sembari trsenyum dan brkata everything will be ok! Tapi mlm ini aku tak tahu apa yg harus kulakukan, aku tak tahu pada siapa aku harus mengeluh..ketika bangun tiba2 aku tersentak pandangi semua, tak ada lg seorgpun dsni..aku sudah tak punya pelangi! April ini genap sempurna aku meradang muram berdiri tanpa sosok yg mengisi datangnya pagi,dan jika prasaan sprt ini sudah kembali mulai menghampiri, tentunya kau tahu bahwa mimpi buruk itu psti dtg lgi. Mimpi yg memaksaku kmbli larut dalam ingatan tntg satu wajah yg sllu mmbuatku tak punya lidah..aku lelah jika terus hanya bisa bermimpi Tuhan, aku muak dg mimpi itu! itu pula yg akhirnya mmbuatku muak dg diriku sendiri dan kerap kali memacu otakku berpikir bahwa kau tak adil.
Tolong enyahkan segumpal ingatan tentang dia dr otakku..berikan aku sesuatu yg nyata, agar aku bs kmbli membuka mata mlht dunia yg ramai disekitarku

Pesan untuk Bapak

Jika kembali ketempat ini dan kita mulai du2k brdua, Aku ingin menatap wajahnya yg tenang,lamaaa.. Lalu ktika dg senyuman perlahan dia mlai mmbuka obrolan tntg apa yg sdh saya dpt jauh ditmpt sana, sprti biasa saya cm bisa geleng2 kpala. Aku tahu mgkn skrg keadaan sdh sgt berbeda, tp inilah kita saat ini. "Jgn pernah bilang miskin pak..Kita kaya, bahkan sgt kaya raya. Dg cinta kita dan kharmonisan sbuah keluarga"

Pertanyaan Guruku

Note kecil:
Sepuluh tahun yang lalu aku selalu jadi nomor 1 saat guru SDku berdiri manis di depan kelas lalu bertanya tentang, "apa cita-cita kalian?" Dengan penuh semangat dan senyum yang kurasa tak dibuat-buat langsung kuacungkan jari,
"jadi astronot buu..!".
Dengan penuh senyum pula kulihat guru itu berkata,
"bagus,kamu pasti bisa..Belajarlah yang rajin,apapun pasti akan tercapai.."
Sumpah ini semua nyata dan sama skali tak dibuat-buat atau cuma sesuatu yg baru saja aku karang sndiri agar tampak sprti hal yang biasa, jd sprti obsesi kebanyakan orang... Tapi wktu itu aku benar2 sangat ingin menjadi astronot. Aku begitu terobsesi ketika membaca kisah neil armstrong ataupun yurrie gagarin..Pokoknya smua hal tntg antariksa!
Tapi sekarang senyum dan semangat itu sama skali tdk ada lagi! apalagi obsesi2ku yg dulu..Otak mungil tanpa beban yg dipenuhi berjuta mimpi. Entah apa yg sekarang sdg guru itu pikirkan, tp aku yakin pasti ia akan sangat menyesal telah mengatakn smua hal itu jika ia tahu keadaanku saat ini. Aku tak bs membayangkan apa yg harus aku jawab andai sekarang ia datang lagi,
tiba2 muncul ditengah2 kelas kuliahku yg selalu
membosankan dan bertanya "apa cita2 kalian?"
aku bisa pastikan tak akan lebih dr jumlah ibu jari
mahasiswa di kelas kami yg bs menjwb scepat,
sesemangat dan penuh senyum keceriaan yg sama sekali tak dibuat2 sprti aku dlu..
Aku sekarang adlh orang yg sama sekali berbeda. Ah,aku takut & sama skali tak brharap brtemu guru itu lagi karena sampai sekarang pun aku msh bingung untuk memprsiapkn jawaban apa yg hrs kuberikan jika suatu saat aku brpapasan dgnnya dijalan lalu brtanya "apa cita2mu?".. Cm satu jwbn yg aku tahu dan sudah pasti kuberikan jika saat ini dia dtg lg..Sepertinya aku hanya terdiam, duduk menunduk, dan setelah lebih dari setengah jam berpikir untuk mendapatkan jawaban yg sedikit bisa membuatnya bangga aku hanya akan bilang "entahlah.."
Aku tlh salah mlangkah..Masa2 itu aku buang
prcuma krn dunia trlalu kuat meracuniku, membuatku jd org yg brbeda.. Skrg tampaknya aku sama skali tak punya obsesi apa2,tak ada satu
hal pun yg bgtu mnarik prhatianku,dan mungkin
tak ada lg hal "besar" yg memenuhi otakku.
Pikiranku kosong, sprtinya smua meninggalkan aku dlm lorong gelap yg dingin dan bgtu pengap..
Hingga aku tak dpt melihat apa2,bhkn utk skedar
mlht diriku sndiri. Apa aku buta? Ah,kurasa tidak,
krn masih kurasakan perih ketika aku brjalan
menyeret kaki menerbangkan debu2 yg sudah
lekat menempel di lantai itu hingga brhamburan
memenuhi kelopak mataku.
Aku brhasil dikalahkn oleh keadaan, aku trlalu
lemah untk menerima nasib yg slalu memaksaku
untk kembali mnelan ludahku sendiri. Dan aku
trlalu bodoh utk membiarkanku larut dlm kebodohanku sendiri!

selintas malam

Tak ada sedikitpun yang kau tahu tentang aku..Tentang semua kepura-puraanku yg slalu bilang bahwa aku sanggup brtahan tanpa bayangmu. Dan aku mengerti ini salah,walaupun aku selalu berpikir inilah yang terbaik..dengan menahan segala kekalutan disetiap jengkal malam-malamku, disetiap ratapan-ratapan putus asa tanpa berani skalipun mengungkapkannya
padamu.
Kadang aku melamun kapan wajah indahmu tak lagi menarik..Atau kapan semua yang tampak padamu itu tidak lagi seperti itu,hingga aku hanyalah satu-satunya orang yang tetap bertahan disini untukmu, Karena aku yakin, aku benar-benar
Mengagumi apa adanya kamu. Bukan seperti mereka yang hanya terpana oleh wajah indah itu..

Jam 02.20 dini hari

Dlu dia adlh satu2nya alasan knp aku hrus terjaga
smpai selarut ini..Hanya brharap aku dpt
menaemani malam2nya,dan mengantarnya hingga
trlelap..Brharap aku msh mmbuka mata ktika ku
dengar satu panggilan tak trjwb yg mengatakan
bahwa dia sdg kspian. Tp skrg smua sdh brubh,dia
sdh tdk ada lg sprti waktu itu..Dia sdh nyaman dg
khdpnnya yg baru,dan tentunya..Tanpa aku
dibutuhkan disitu! Lalu knapa skrg aku jg msh
trjaga? Disaat sdh tdk ada lg yg hrs kujagakan.
Untuk hanya skedar mengenangnya sndiri ataukah
untuk melamunkan brharap saat2 itu dtg lg?
Ah,aku jg tak tahu..Tp setauku dia msh ada,dan
saat ini aku sdg menemaninya..Menghibur,dan
menjaganya hingga ia terlelap.

-Nama Saya Bayu

Selamat malam saudara..
Ini satu fakta konyol yg brhasil diekspose dr slh
seorg superhero brnama BAYU. Ugh,wlaupun
sbnrnya ini rhsia..Tp tak apalah,sdkt bocoran utk
konsumsi publik. Ssstt,tp tetap.."jgn bilang
siapa2"!Haha..
Emmb..Pertama2 marilah qt pnjatkn puja n puji
syukur kpd Tuhan YME krn tlh dilahrkannya seorg
mnusia yg sama skali tak mempesona brnama
bayu.. Yaah dg tinggi bdn 158 cm & berat 48 kg,
sungguh IDEAL!Haha..(pdhl sbnrnya sih tiap hri
nangis2 pe pgn bentur2in kpala ke pohon duren,
nyesel napa aku pendk bener) tp gpp,ugh i like
it..allah psti nyiptain makhluknya dah dg desain
trbaik yg layak buatnya! (Huahaa..Aneh jg trnyata
Ak bisa ngomg ky gni,haha..Yess..Mank ramalan ki
joko bodho g prnh mleset,dlu dia dah ramalin klo
takdirku bakal jd ustadz,ck..Ck..) Hmmm syukurin ja lah,lgian aku jg asyk2 ja koq! Jd slmt brsdihlah bgi kalian yg slalu menghinaku,Week..
Apa yg mmbuatku rajin ktawa? Asal brgkt
kekampus,bengong smbl liatin dosen yg tampak
konyol..(yg pntg te2p pasang muka COOL,jgn pe
ngiler) Gak tau jg pa yg diomongin,sok mudeng ja
pdhl klo ditanya ibukota indonesia mana ya plg2
jwbnya afrika pa ethiopia..Otak dah mls bgt buat
diubek2,ksihan..Sayang jg tar tkut klo jaringannya
rusak gara2 kbykn buat mikir!Haha..
Musik..Musik..Skateboard..N komputer!
Uwh,indahnyaaa..Tanpa 3 hal tu mnding dunia
kiamat ja! Gak ada kata "turn off" buat kmptrQ..Gak tau mo diapain,asal liat dia nyala trs ja htiku dah brbunga2! Kmptrku yg bner2 keren..cepet bgt,pe mo buka eksplorer ja nunggu 5mnit dlu ru bisa..Huaha,tp gokil! Pe ckup wktu bwt ditinggal nglamun jd presiden dlu yg masa jbtnnya 5taon..
Aku gila skateboard, gara2 dlu kbykn PSan maen
Tony hawks pro skeater kali..jdinya ya ky gni! Klo dah main papan ky gni tu jd berasa artis,kyknya smua org liatin..Terpana gt! Pdhl sih sbnrnya pgn turun dr mobil trus nimpukin aku tu orang..Ngotor2in jln ja,mukanya bkin sepet pemandangan! Pa lgi klo dah ngaksi pke papan,dg gaya yg aduhai mempesona pe slalu mengundang hasrat org buat ngegebukin,nglemparin pke tong sampah,pa yg agak ekstrim sampe sengaja nyulekin matanya sndiri biar buta, drpd apes
bner liat aku lg..Uwh,itulah indhnya idup,temaaan..
Huaa,klo dibilang keren sih ane emang keren..Pdhl
tiap hr dah psg muka jelek,tp susah bgt nih pgn
kliatan jelek..Dah dasarnya oriental sih
(wakaka..Muntah..Muntah lu.. Jgn pe lupa tu
periksa ke dokter THT,sp tau td slh denger!
Ckakaka). Uh indahnya fitnah dri sndiri..
Eh,sblumnya perkenalkan dlu.. Aku bayu..Mhsiswa
sastra indonesia UNY yg kelak namanya akan
dikenal diseluruh penjuru dunia. Brdasarkn hsl
survey 2 dr 9 responden bilang klo otakku encer, 1
responden bilang biasa2 ja, n lainnya bilg "gak tega mo jwb ju2r,dah byk yg blg km blo'on"..Ugh,ahahaha..Biarin,gue sih asyik2 sajaaa!
Emang gak pnter,tp SMART,jiahaha..
Eh satu lg, aku plg suka smua yg simpel.. Pe bdnku jg ikut2an simpel gini! Gak suka ma yg serba ribet n neko2 gak kruan.. Aku suka smua yg serba ceria!
Itulah aku..
Umm..Cinta??Huaha..Buat yg satu ni gak byk yg bs diungkapin! HIdupku kayaknya gak brkompeten bwt hal yg
satu itu..Klo ditanya pa tu cinta plg jg jwbnnya =ah biasa ja..Ribet! Baru kmren ja aku ngrasain dunia jdi gelap gulita,ky hiroshima bis kna bom atom gara2 mikirin hal itu..Sumpah,gak enk bgt pkoknya!
Hii..Kapok ah, "pergilah brsamanya disana..Dg dia
yg ada segalanya"hahaha..Puas,